6 Cara Mengatasi Loading Blog Yang Lama

Jika sekarang ini hasil page speed test blog Anda menyedihkan, jangan merasa putus asa. Biasanya pengunjung menuntut jelaskan cara menjalankan beberapa jendela browser pada internet explorer. Kebanyakan orang memang suka menjalankan multi tasking sehingga membuatnya membuka banyak tab di browser sekaligus. Walaupun memuat banyak tugas, tidak ada orang yang mau menunggu lama pemuatan halaman sebuah blog. Apalagi jika informasi di blog harus secepat mungkin didapatkan. Daripada menunggu terlalu lama, lebih baik mencari informasi dari blog yang lain saja. Lantas kalau sudah begini, apa yang sebaiknya dilakukan ketika terjadi loading yang cukup lama.  Jawaban simplenya, percepat loading blog. Saat melakukan browsing apakah yang sebaiknya dilakukan ketika terjadi loading yang cukup lama bisa diatasi tanpa harus berpindah hosting. Karena kebanyakan newbie blogger mungkin akan berpikir melambatnya loading diakibatkan oleh server hosting. Padahal bisa jadi itu akibat ulah kita sendiri yang ingin mempercantik blog dengan widget ini itu. Nah, coba simak uraian cara berikut ini.

Cara Mengatasi Loading Blog Yang Lama

1. Pilih Plugin

Untuk platform wordpress yang paling baik menggunakan pluin W3 Total Cache. Cakupan kemampuannya lebih menyeluruh dibandingkan plugin lainnya. Plugin ini juga bisa mengurangi beban pemakaian resource di hostingnya CPU. Plugin cache yang lainnya semisal W3 Super Cache juga bisa dijadikan alternatifnya. Cek kecepatan blog Anda setelah menyelesaikan tahapan pertama ini demi membandingkan perubahan yang terjadi.

2. Kompress Blog

Ibaratkanlah blog Anda sebagai beberapa data microsoft office yang perlu diunggah ke situs online. Bila Anda tidak mengompressnya pasti akan memuat terlalu banyak beban. Berbeda setelah Anda mengompressnya menjadi bentuk zip atau rar, pasti terasa lebih ringan. Begitu juga dengan yang namanya blog. Anda perlu mengompressnya agar lebih ringan lagi kecepatan loadingnya. Ini salah satu cara mempercepat loading blog dengan script. Coba pasang htmlaccess di atas pada blog Anda.

3. Gambar

Bisa dengan mengompress ukurannya agar jangan sampai lebih dari 500 kb atau dengan mengurangi intensitas pemakaian gambar ilustrasi. Gambar memang memiliki banyak kelebihan yang bisa mengurangi kebosanan pengunjung membaca teks.

Tapi tidak selamanya gambar memiliki dampak positif. Malah ternyata 60 % kelambatan loading blog disebabkan oleh penggunaan gambar beresolusi tinggi. Jadi kompress dulu ukuran gambar sebelum menambahkannya.

Masih terkait dengan gambar, jangan juga menggunakan latar belakang gambar terlalu banyak. Hasil riset melalui pingdom tool menunjukkan 20 % penyumbang pemuatan loading blog lambat adalah gambar background yang terlalu diada-adakan. Bikin saja background berwarna polos agar tampak lebih profesional.

4. Tayangan Homepage

Aturlah artikel yang tayang di homepage supaya tidak lebih dari 7 buah postingan. Semakin berlebihan Anda menentukan batas maksimal tayang di homepage, semakin sesak juga requestnya.

5. Widget

Masalah klasik yang sepertinya harus diingatkan lagi. Jangan memasang widget tidak terlalu penting ke blog. Meskipun menarik, blog Anda bisa menjadi berat dalam memuat loading sempurna. Pilih widget yang akan menambah super pengalaman pengunjung di blog Anda. Semisal fitur pencarian artikel, artikel terbaru, tanggapan, survei (jika memang perlu) dan fitur terkait lainnya.

6. Batasi Iklan

Meskipun bisa dijadikan sumber penghasilan harian Anda, tidak selalu iklan memberikan keuntungan bagi pemilik blog. Anda harus bijaksana dalam menempatkan iklan ini. Google adsense sendiri sudah pernah mewanti-wanti para publishernya supaya jangan meletakkan iklan lebih dari tiga buah di blog. Iklan yang terlalu banyak, apalagi dengan jenis pop up bisa menambah rasa jengkel pengunjung yang merasa menunggu terlalu lama.

Artikel Terkait

Silahkan berkomentar sesuai dengan isi yang dikandung dari artikel ini . untuk menyisipkan link aktif atau backlink bisa menghubugi saya via form contact diatas .
EmoticonEmoticon